Pak Soeharto di mata Rakyat

pak_harto_ibu_tien2.jpgPada zaman Pak Harto mungkin kita bisa melihat bagaimana kedekatan Pak Harto kepada rakyat kecil, terutama petani, Pak Harto yang selalu membuat suasana yang penuh ketegangan menjadi sirna dengan candaan dan guyonan yang dia lemparkan dalam setiap kesempatan beliau dalam kunjungan-kunjungannya. Senyuman khas Pak Harto yang selalu diingat orang, membuat orang menyebutnya THE SMILING JENDRAL.

Pak Harto dimata rakyat kecil, bisa disimpulkan seperti ini, “Lebih baik ketika Pak Harto memimpin negara ini, aman, harga-harga kebutuhan pokok tidak melambung dan rakyat sejahtera”, tapi bagaimana dengan kata orang-orang yang kontra dengan Pak Harto bahkan ikut dalam proses penggulingan kekuasaan Pak Harto yang kemudian diserahkan kepada Presiden ketiga RI, BJ. Habibie? pastilah berbeda, bahkan kritik dan hujatan hingga dia lengserpun masih terus diluncurkan bahkan saat Pak Harto sudah masuk ke RSPP karena kondisi kesehatannya.

Tetapi yang disayangkan adalah setiap Presiden yang memimpin negara ini setelah Pak Harto seakan tidak diberi kesempatan untuk bernafas dan memberikan statement-statement sesuai dengan yang ingin mereka lakukan untuk pembangunan negara. Kesalahan kecil yang mereka lakukan seakan sudah kartu merah yang diserahkan kepada mereka untuk segara menyerahkan tampuk kepemimpinan kepada pihak lainnya.

Kapankah Indonesia bisa bangun kembali sejak keterpurukan yang terjadi pasca Reformasi?, Saat ini kondisi negara ini semakin memburuk, kembali kepada zaman kelengseran Pak Harto, Mahasiswa berhasil melengserkan Pak Harto, tetapi hasilnya membuat masyarakat kecil yang terkena imbasnya sampai sekarang, lihat statistik pendidikan Indonesia yang semakin menurun, swasembada pangan yang tidak bisa dicapai lagi, padahal Pak Harto telah mencapainya sejak tahun 1983 lalu, kini Indonesia selalu mengimpor bahan-bahan pokok yang sebelumnya selalu bisa diproduksi oleh para petani. Sekarang apakah sistem pemerintahan Pak Harto yang baik tidak bisa diambil sebagai contoh untuk pemerintahan berikutnya, mengapa karena keegoisan semata, semua hal yang berbau Pak Harto seakan hal yang buruk dan tidak pantas ditiru. Mari kita mendelik sedikit kisah Pak Harto dari ia lahir hingga menjadi Presiden kedua RI.

Desa Kemusuk sebagai saksi lahirnya Jendral Bintang Lima Indonesia Soeharto, pada tanggal 8 Juni 1921. Perjalanan hidupnya di desa tersebut menjadi menarik, sejak dia bercita-cita menjadi tentara, Pak Harto pada tanggal 1 Juni 1940 dia mulai bergabung menjadi tentara, prestasinya yang terus meningkat mebuat dia cepat naik pangkat dan pada tanggal 5 Oktober 1945 resmi menjadi Tentara Indonesia, Pak Harto semakin gemilang dalam setiap perang yang dipimpinnya, dan tanggal 27 Maret 1968 dinyatakan sebagai Presiden kedua RI setelah sebelumnya sempat menjadi Menpangap RI menggantikan Alm. Jenderal Ahmad Yani yang meninggal akibat aksi G-30-S PKI.

Selama bulan Januari ini, walau hanya obrolan semata, saya sempat mengumpulkan beberapa komentar masyarakat tentang Pak Harto:
* Lebih suka zaman pemerintahan Pak Harto dibandingkan Presiden lainnya
* Pak Harto berwibawa dan tegas tetapi murah senyum dan dekat dengan rakyat kecil
* Zaman Pak Harto tidak seperti zaman pemerintahan setelahnya yang semakin terpuruk.
* Susahnya mencari pekerjaan dan pendidikan yang semakin mahal berbeda saat zaman Pak Harto memimpin
* dan lain sebagainya

Ada pula komentar yang masih tetap menginginkan proses hukum Pak Harto, komentar ini saya dapatkan dari teman-teman yang main dibidang politik atau para intelektual:
* Proses hukum harus dijalankan untuk keadilan.
* Semua harta yang telah dikeruk selama dia memimpin harus dikembalikan kepada rakyat
* Orde baru adalah proses pemerintahan yang otoriter dan miskin demokrasi
* dan lain sebagainya

Sekarang kembali kepada diri kita masing-masing, walaupun kita tahu Pak Harto salah tetapi layaknya kita berkaca dan lihat jasa-jasa beliau untuk pembangunan negara ini. Kita doakan semoga beliau tenang disisinya.

One Response to “Pak Soeharto di mata Rakyat”

  1. Agus Firmansyah Says:

    Selamat Jalan Jendral Besar ….
    Banyak kalangan yang bisa menghujat, mengomentari, dan menghakimi … tentang Pak De Harto (alm) …
    Tapi mereka tidak bisa menyadari, akan jadi seperti apakah kita saat ini tanpa sepak terjang Beliau (alm).
    Saya pribadi “angkat topi” terhadap pak Harto (alm), saya tinggal di Bali - Kuta, saya bekerja cuma sebagai OP warnet yg seneng ngutak-ngatik programming, saat 3 jam setelah pak Harto meninggal, banyak user turis di net yang bertanya kepada saya “Kapan pak harto meninggal, dan dimana”.
    Kebanyakan foreigner sangat mengenal beliau, bayangkan selama 7 periode beliau memegang peranan fatal dalam satu negara yang terdiri atas lebih dari 13 ribu pulau dengan problema yang bervariasi untuk setiap daerahnya.
    Menurut saya sangat ironis apa yang dinyatakan oleh orang yang kontra terhadap pak Harto (alm), terlebih lagi orang yang sampai saat ini masih mengusut tentang beliau.
    Pada kenyataannya secara logika hukum dunia tidak akan berlaku lagi terhadap orang yang sudah meninggalkan dunia, yang akan berjalan adalah hukum Allah SWT yang Maha ADIL.
    Akan tetapi mengapa mereka bersikap seolah hukum berlaku utk 7 keturunan.
    Sampai akhirnya saya menyimpulkan bahwa sebenarnya yang mereka kejar itu bukanlah pak Harto (alm), tapi hartanya …
    Ya, yang mereka incar adalah bagian dari hartanya pak harto !!!
    wajar pak Harto mempunyai kekayaan yang demikian, selama 7 periode beliau mengabdi pada Ibu Pertiwi, tapi banyak juga yang tidak mau mengerti …
    Semua terserah mereka, karena saat ini sudah serba terbuka, siapa aja bebas bicara apa aja, itulah dampak negatif dari kebebasan (menurut saya) karena dengan begitu akan banyak bermunculan pengamat pengamat prematur, alias kurang umur dan kurang pengalaman yang berlandaskan buku dan ilmu yang dia dapat dari perguruannya.
    Terima kasih Mbak, atas artikel nya, saya senang membacanya, dan saya minta ijin karena saya mau menyalinnya dan saya tampilkan di Profil Friendster saya, computare_diablo@yahoo.com

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>


corel 2000

corel 2000 serial

cs5 serialz

cs5 serialz free

serial winzip 11

serial winzip 11 key

corel dvd moviefactory 6

corel dvd moviefactory 6 downloads

serial corel draw 11

serial corel draw 11 serials

free corel photoshop download

free corel photoshop download keygen

free winrar download for xp

download winrar for xp for free

winrar 3 download

winrar 3 download freedownload

download winrar free windows 7

download winrar free windows 7 crack

free corel downloads

free corel downloads cracked