Polemik ketika terlihat ONLINE
Beberapa orang bertanya kepada saya “Kenapa Jarang Online” atau bahkan “Sombong amat kalau di YM” em, sebenarnya kalau online sedang kena sindrom malas, apalagi beberapa masyarakat masih menggunakan sistem online melalui YM untuk urusan gak jelas. Padahal belum tentu orang yang di ajaknya bicara memiliki kepentingan yang sama dengannya. Ini yang saya hindari, berbincang untuk urusan yang gak penting, bukan sombong atau apa, tapi bukan jamannya mungkin untuk saya, he3x…
Terkadang masalah yang menjadi polemik adalah, orang menganggap ketika kita dihubungi, kita harus ada, tapi ada hal-hal tertentu yang bisa saja di luar dugaan tentu membuat itu menjadi Tidak bisa dilakukan. Komunikasi di internet merupakan komunikasi yang sedang di gandrungi saat ini, bahkan lebih diantaranya adalah usia muda 15 - 19 tahun.
Lalu bagaimana dengan Anda yang bergelut dibalik meja apakah suka dengan beberapa pertanyaan yang dilontarkan ditengah kesibukan Anda yang luar biasa, seperti:
Hai Apa kabar?
Boleh Kenalan gak
Nah kalau misalnya kita sibuk dan kita diamkan, bisa berakibat seperti ini:
Sombong amat, kaya orang penting lebih-lebih dari presiden deh lo…
And ini adalah korban IGNORE saya. Beda lagi kalau emang cuma sekedar iseng ganggu kerjaan.
Sibuk ya?
Jawab: Yup
Sibuk apa seh?
Nah seharusnya, tidak ada pertanyaan selanjutnya ketika jawaban pertanyaan awal sudah tegas, dengan singkat, padat dan jelas. Nah ini biasanya korban kena saya diamkan sampai dia bosen sendiri. Saya lebih menghargai ketika dia membalas “Ups, maaf mengganggu, silahkan dilanjutkan”, dan tentu jawaban yang diterima akan manis, “Thanks, maybe next time kita bisa lanjutkan.” Andai semua orang bisa seperti itu, namun sayang tidak semua orang bisa sepengertian itu jika kita sudah menjawab “Yup” atau “Ya” ketika pertanyaan “Sibuk?” dilontarkan.
Beda lagi kalau masalahnya urgent, hal diatas bisa disingkirkan dan melayaninya, tetapi kadang kita tidak merasa cukup dengan adanya dua tangan dan satu kepala untuk melayani semua, ok kita ambil sampel kalau untuk masalah penting, seperti konsultasi atau requesting yang biasa dilakukan beberapa teman ke saya, rasanya tetap saja, walau saya berusaha untuk tidak menjawab agar menghindari masalah atau memang berada dalam kondisi tidak bisa menjawab, hal-hal lain akan muncul, seperti:
“Kalau emang sibuk, ngapain Ol”
“Sibuk mulu kapan chatnya neh”
“Sibuk apaan seh, kayanya gak niat ol neh”
Dan akhirnya kalau pun ada orang yang meng-add saya di YM belum tentu saya add balik, karena tergantung dari isi materi pembicaraan yang dilontarkan, kalau just for fun mungkin saya tidak akan add balik, wal hasil akan ada komentar seperti ini:
“kok gak pernah nyapa seh?”
Ya iyalah, secara id Anda tidak tersimpan disaya
So maaf buat teman-teman yang pernah menjadi korban DIDIAMKAN atau bahkan yang paling parah DI IGNORE oleh saya. Tidak ada maksud sebenarnya tetapi pahami kondisinya, itu yang terpenting….
August 18th, 2008 at 1:28 pm
nah yang jadi masalah adalah, manusia itu selalu mau tau yang sekiranya dia ndak tau. semakin kita kasih status dont disturb semakin dia ingin untuk me orgn’disturb’. kalo versi saya sih just let them, mau ngebuzz atau apa kek kalo mang gi sibuk atau ndak mau di ganggu yah biarin aja, and kalo umpama ada saya di salah satu diatas, forgive me. couse im just human yang memiliki keterbatasan tidak dapat membaca apa yang orang lain pikirkan :p
August 22nd, 2008 at 8:26 am
biasanya saya kalau sibuk selalu menggunakan icon SIBUK di YM…
so masih kurang jelas juga? nah kalau masih ada yang ngeyel biasanya memang urgent atau lebih banyak yang iseng gak jelas…
August 28th, 2008 at 7:06 am
Mungkin kalo saya mba, di invis aja kalo benar2x sibuk berat, ini adalah tingkat sesudah di beri tanda sibuk tapi masih ada aja yg ganggu, sabar ya mba, orang sabar pasti punya pacar
(becanda mba), keep smile
August 28th, 2008 at 8:34 am
woi..mksh artikeldi ilmu komputer yg lo bikin bagus bgt. oi ya gw jg teman kampus lo anak informatika jg pasti lo msh ingat sm gw. gw seangkatan sm lia femy,dody, asep, gmna kbr heri dan ali ?sukses ya kirim emai dong. ga keberatan kan
September 28th, 2008 at 9:09 pm
Hehe..setiap orang emang punya peraturan dan etikanya sendiri yang idealnya harus dihormati oleh orang lain.
Btw, salam kenal ya kak!
Akhirnya, Jadi tau kenapa ga di add balik
October 3rd, 2008 at 12:08 am
aduh kayanya yg paling banyak dosa aku nih sama kamu yg sering ganggu n isengin mumpung masih suasana idul fitri onceagain im sorry taqoballah minna waminkum taqobal yaa kariim.